4 Cerita Orang Timur Tengah Rayakan Natal

4 Cerita Orang Timur Tengah Rayakan Natal

4 Cerita Orang Timur Tengah Rayakan Natal

Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

Perayaan Natal yang identik dengan suka cita tidak hanya terasa di negara yang didominasi agama Kristen. Ya, dalam beberapa negara Timur Tengah serupa di Lebanon, Yordania, Suriah, Mesir, bahkan Palestina, Perayaan Natal pun tetap digelar dan kehangatan terasa sampai di sana.

Laporan Mille mencatat, di pada setiap negara Timur Tengah tersebut, perjamuan Natal diartikan berbeda oleh di setiap pengikut Kristen di sana. Biar begitu, suka cita Natal menjelma inti dari perayaan hari dengan sangat istimewa tersebut.

Nah, di artikel ini Okezone coba merangkum kaum cerita Natal menarik dari karakter Timur Tengah yang merayakannya pada negaranya masing-masing. Seperti apa sejarah mereka?

1. Solenne (Palestina-Yordania)


“Natal adalah momen yang paling ditunggu setiap tahun. Situasi yang paling dinantikan adalah berpenampilan sangat menarik, mulai dari ragam rambut apa yang akan dipilih, baju apa yang bakal dipakai, pun model kuku apa dengan paling cantik. Momen Natal ialah momen kebersamaan, di sepanjang hari kita akan bersenda gurau dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Perayaan Natal di keluargaku diawali dengan mengunjungu rumah aki dari ibuku malam sebelum hari H. Karena saya punya urusan kesehatan yaitu autoimun, intoleransi makanan, dan PCOS, makanya makanan dengan disajikan untuk aku biasanya berbeda. Dan karena itu, keluarga gembung aku akan benar-benar memanjakan aku dengan makanan hanya aku yang makan.

Pagi harinya, aku biasanya akan langsung kabur ke bawah pohon Natal sambil menyeruput teh hangat. Di ketika itu biasanya aku dan belahan perempuanku akan menangis bersama. Ketika tersebut yang akan selalu kami rindukan karena seperti berefleksi kehidupan selama setahun dan bersyukur sedang merayakan Natal dengan keluarga dengan lengkap atau juga mengenang rumpun yang telah tiada. “

Baca Juga: Cerita Natal di Tengah Porak Poranda Ledakan Beirut Lebanon

2. Kisah Tracy (Lebanon)


“Natal adalah waktu yang sangat penting dalam setahun bagi keluarga kami. Saat masih kecil, kami biasa kumpul di rumah nenek bersama anak besar lainnya. Persiapan Natal biasanya sudah dilakukan sebulan sebelumnya, & kami menganggap hal ini objek yang serius. Sebab kami mau mendekor rumah nenek semeriah agak-agak dengan lampu dan dekorasi khas Natal, tentunya ada pohon Natal.

Ibuku punya kebiasaan unik di momen Natal. Maka, dia akan meletakkan biskuit & susu hangat di dekat cerobong asap, karena baginya Santa Klaus akan datang dan makanan tersebut jadi hadiah untuknya karena telah banyak mengeluarkan energi untuk menyenangkan semua orang.

Di hari H, kami biasanya akan duduk bersama di meja prasmanan keluarga. Tradisi kami adalah prasmanan kalkun besar berisi kastanye dan nasi sebagai hidangan utama. Enggak ketinggalan makanan lain khas Lebanon seperti tabbouleh dan beberapa mezzes. ”