Cara Mengamankan Akun WhatsApp agar Tak Dibajak

Cara Mengamankan Akun WhatsApp agar Tak Dibajak

Cara Mengamankan Akun WhatsApp agar Tak Dibajak

TANGERANG – Aksi pembajakan akun WhatsApp kurang waktu belakangan ini tampaknya semakin gencar. Pelaku bisa menggunakan bermacam-macam trik untuk memperoleh informasi isyarat One Time Password (OTP) sejak ponsel pengguna.

Ketika pelaku berhasil merebut kendali akun WhatsApp, ia bisa mengibuli banyak daftar kontak untuk memperoleh uang. Bila sudah menjadi target, ada kemungkinan pelaku akan membuktikan lagi membajak akun WhatsApp objek.

Pakar keamanan sekaligus chairman lembaga riset siber Indonesia Communication and Information System Security Research Center (CISSReC), Pratama Persadha mengungkap cara yang bisa dilakukan untuk mengamankan akun WhatsApp dari pelaku pembajakan.

Metode ini bisa ditempuh sebelum peristiwa pembajakan, yakni mengaktifkan fitur two step verification di bagian setting. “Langkah ini sangat penting untuk mencegah orang mengambil alih WA (WhatsApp) kita, ” kata Pratama kepada Okezone.

Menurutnya, pengguna bisa dengan mudah menjadi korban saat pelaku melakukan social engineering, seperti mengiakan ada 6 digit yang dibutuhkannya masuk ke nomor ponsel, real itu adalah nomor untuk aktivasi WA di ponsel lain.

Bila langkah (two step verification) tidak dilakukan, oleh karena itu pelaku bisa langsung masuk ke akun WhatsApp. “Setelah masuk, para-para pelaku biasanya langsung mengaktifkan verifikasi dua langkah dan mengubah email, sehingga saat kita mau hadir lagi gagal, ” terangnya.

 

Baca juga: Smartphone Sering Alami Hang? Perhatikan 5 Hal Itu

Hal itu memerlukan edukasi, biasanya pelaku menyamar sebagai orang yang dikenal secara akun palsu. Lalu ia menodong 6 digit angka kepada objek dengan berbagai alasan.

Pratama menyarankan agar tanpa pernah memberikan 6 digit nilai SMS yang masuk ke ponsel kepada orang lain.

Bila akun WhatsApp telanjur diretas, apakah ini akan membahayakan akun mobile banking milik pengguna? Menurut Pratama, WA yang dibajak tidak membuat HP menjadi “zombie” bagi pelaku.

“Karena pelaku hanya mengambil pengaruh akun WA kita, bukan smartphone. Artinya juga tidak membahayakan akun mobile maupun internet banking kita. Namun bila verifikasi akun marketplace menggunakan WA, hal tersebut bisa membahayakan akun marketplace kita, ” tuturnya.

(ahl)