Hari AIDS Sedunia, Ini Nutrisi yang Dibutuhkan ODHA

Hari AIDS Sedunia, Ini Nutrisi yang Dibutuhkan ODHA

Hari AIDS Sedunia, Ini Nutrisi yang Dibutuhkan ODHA

Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

SETIAP tanggal 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia. Segala faktor pun jadi fokus perhatian agar penanganan HIV/AIDS selalu lebih baik. Salah satunya adalah terkait pemenuhan nutrisi bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menyatakan nutrisi yang tercukupi bisa membantu memperlambat pengembangan HIV menjadi AIDS atau kondisi stadium 3 HIV sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka.

Terhadap ODHA, sistem imun bekerja lebih keras melawan infeksi yang menyerang dan inilah yang terkadang membuat mereka membutuhkan lebih banyak energi serta nutrisi dari makanan. Lalu diet atau pola makan seperti apa yang harus ODHA terapkan?

Laman Medical News Today mencatat diet yang terbaik adalah banyak mengonsumsi buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian; lalu sumber protein tanpa lemak seperti ikan, unggas, atau kacang-kacangan; lemak yang menyehatkan dari kacang-kacangan, minyak zaitun, atau alpukat; serta batasi makanan yang diproses atau tinggi gula atau garam.

Baca juga: 9 Gejala HIV, Salah Satunya Berat Badan Turun Drastis! 

Namun, seringkali ada masalah dalam pemenuhan nutrisi ini, antara lain karena obat yang diminum bisa mengurangi nafsu makan, ada gejala seperti mual dan muntah membuat sulit makan dan kelelahan serta depresi. Belum lagi jika ada diare yang membuat nutrisi makanan tidak sempat dicerna tubuh.

Akibatnya, mereka dengan HIV bisa memiliki bobot tubuh turun. Menurut WHO, untuk membantu mengembalikan berat tubuh yang hilang (sehingga bobot tubuh menjadi sehat), mereka dengan HIV bisa lebih banyak mengonsumsi makanan pokok seperti beras, jagung, gandum, roti, kentang, ubi jalar, ubi jalar, dan pisang.

Mereka juga perlu memperbanyak asupan kacang-kacangan, produk kedelai, daging-dagingan termasuk ayam, ikan, telur, hati sesering mungkin, lalu buah-buahan, yogurt, dan camilan seperti keripik singkong serta sandwich.

Selain itu, sebaiknya secara perlahan tingkatkan asupan lemak misalnya lebih banyak mengonsumsi kacang tanah, kedelai, wijen, alpukat, dan daging berlemak.

Baca juga: Hari AIDS Sedunia, Ini Bahaya Mengganti-ganti Obat bagi ODHA 

Jika dalam pemenuhannya ternyata menyebabkan diare maka kurangi asupan lemak sampai gejala berakhir dan secara bertahap tingkatkan jumlah asupan sampai pada tingkat tubuh bisa memberikan toleransi.

Asupan lainnya yang dibutuhkan yakni lebih banyak produk susu seperti susu full-cream. Tetapi bagi yang sulit mencernanya sebaiknya tidak usah mengonsumsi produk susu terutama jika ditambah ada gejala kram dan ruam kulit. Penambahan madu, sirup atau produk pemanis pada makanan juga bisa dilakukan.

“Sangat penting untuk mencoba makan, meskipun Anda mungkin merasa tidak enak makan, untuk menghindari penurunan berat badan,” jelas WHO.