Ilmuwan Temukan Catatan Pembalikan Medan Magnet Bumi

Ilmuwan Temukan Catatan Pembalikan Medan Magnet Bumi

Ilmuwan Temukan Catatan Pembalikan Medan Magnet Bumi

DI SETIAP 200. 000 hingga 300. 000 tahun medan magnet Bumi akan berbalik. Awalnya Sumbu Utara akan menjadi Selatan, serta demikian sebaliknya. Pembalikan terakhir dikenal dengan Geomagnetik Matuyama-Brunches dan diteliti oleh ilmuwan asal Jepang Yuki Haneda.

Ia menyebut aliran lava merupakan indikator yang dapat diandalkan dari orientasi magnet Bumi pada saat pemadatan. Catatan yang lebih baik ditemukan di beberapa endapan sedimen yang dapat terjadi dalam jangka periode lama.

Baca selalu: Jupiter Lebih Besar 11 Kala Lipat Dibandingkan Bumi 

Salah satu endapan tersebut disebut Komposit Chiba dan para-para ahli menganggapnya sebagai catatan yang sangat rinci dari pembalikan Matuyama-Brunches.

Studi tentang Campuran Chiba ini menyatakan butuh periode sekira 20. 000 tahun, termasuk periode ketidakstabilan 10. 000 tarikh, yang mengarah ke pembalikan.

“Dalam studi ini saya mengumpulkan sampel baru dan melangsungkan analisis paleo dan batuan magnetik sampel dari bagian Komposit Chiba. Suksesi laut terus diperluas & merekonstruksi urutan penuh pembalikan Geomagnetik Matuyama-Brunches, ” kata Haneda, sesuai dikutip dari IFL Science , Selasa (3/11/2020).

Baca juga: Asteroid Seukuran Pesawat Boeing 747 Bakal Melewati Bumi 

Bagian Komposit Chiba terkenal sebab serbuk sari dan makro-mikro fosil lautnya yang terawat baik. Secara keseluruhan Komposit Chiba menyediakan kerangka kronostratigrafi paling andal dari kurun waktu sekitar pembalikan Matuyama-Brunches.