Suami Berbadan Besar Istri Bertubuh Kecil, Waspada Anak Bisa Gingsul

Suami Berbadan Besar Istri Bertubuh Kecil, Waspada Anak Bisa Gingsul

Suami Berbadan Besar Istri Bertubuh Kecil, Waspada Anak Bisa Gingsul

GERAHAM mungkin menjadi salah satu estetik yang ingin dijaga banyak orang. Tidak jarang, ketika gigi itu tidak rapi maka beberapa orang memutuskan untuk menggunakan kawat geraham.

Tapi tak semua orang menganggap gigi yang tidak rapi itu sebagai ukuran minus. Bahkan, beberapa orang, khususnya perempuan, menganggap gigi gingsul merombak wajahnya ketika senyum.

Lantas, apa yang faktual menyebabkan terjadinya gigi gingsul? Dokter ahli gigi, drg. Diono Susilo, MPH, menyebut gigi gingsul terjadi karena faktor keturunan.

Kondisi ini, lebih sering berlaku pada anak-anak yang memiliki orangtua dengan ukuran tubuh tidak cocok. Misal ayahnya bertubuh besar namun ibunya bertubuh kecil, atau sebaliknya.

“Bisa dibayangkan ketika anaknya ada ia memiliki rahang ibunya yang (ukuran) kecil. Tapi gigi yang tumbuh mengikuti gen dari ayahnya yang ukurannya besar-besar. Hal itu membuat tidak semua gigi memperoleh tempat yang pas untuk tumbuh, ” jelas dia.

Menurutnya, kondisi serupa bisa juga terjadi pada anak-anak dengan tumbuh giginya jarang-jarang. Bisa maka, anak tersebut mewarisi ukuran rahang yang besar tapi gigi yang tumbuh ukurannya kecil. Beruntung, kondisi-kondisi semacam ini bisa diatasi secara cara melakukan pemasangan kawat gigi apabila mereka yang memilikinya merasa tidak nyaman.

“Gigi gingsul itu tidak berbahaya. Malah untuk sebagian orang, geraham gingsul dianggap bikin cantik. Akan tetapi kalau sampai mengganggu pengunyahan, pertama harus dilakukan tindakan, ” jelas drg. Diono.