Tak Mau Batik Jadi Kolot, Novita Yunus Ciptakan Lintas Generasi

Tak Mau Batik Jadi Kolot, Novita Yunus Ciptakan Lintas Generasi

Tak Mau Batik Jadi Kolot, Novita Yunus Ciptakan Lintas Generasi

INGIN menukar kesan batik menjadi sesuatu yang segar dan kekinian, Desainer & Founder Batik Chic, Novita Yunus, menciptakan koleksi batik kontemporer bernuansa modern.

Koleksi tersebut bernuansa putih dengan uraian embroidery handmade nan cantik. Warna-warni yang ada di embroidery meluluskan napas kekinian pada wastra Nusantara yang dianggap kuno ini.

Hal itu memang diciptakan Novita dengan sadar. Sebab, dirinya ingin batik dapat dikenakan oleh semua jenjang usia. “Koleksi ini bisa digunakan untuk anak muda generasi milenial sampai senior. Maka, batik tidak lagi terkesan kuno, ” terang Novita Yunus.

Embroidery dibuat secara handmade dan motif yang tercipta lahir dari kunjungan keliling dunianya “Itu juga merepresentasikan Batik Chic di berbagai negeri, ” tambahnya.

Bicara mengenai detail koleksi, putih sebagai basic memberi kesan manis sekaligus mewah dalam kesatuan. Embroidery handmade yang ditonjolkan di koleksi ini pun menarik perhatian, sebentuk dengan apa yang ditampilkan di virtual fashion show RFF 2020.

BCWH sendiri merupakan kolaborasi Menggambar Chic dengan Yuni Marsono serta Eifi Basuki sebagai partner bisnis. Ini dilakukan sebagai bentuk memperluas jaringan sekaligus mengembangkan peluang para-para perajin agar tetap hidup untuk keluarga.

Pada BCWH Menteng itu tidak hanya tersedia lini Batik Chic, namun ada juga lini ‘NY by Novita Yunus’ dan produk pelengkap dari ‘Ubud by Yuni Marsono’ dan ‘Manjusha Nusantara’.

(mrt)

Loading…