Wujud Creative Hub, Wishnutama Ingin Karakter Industri Kreatif dan Seniman Kian Sejahtera

Wujud Creative Hub, Wishnutama Ingin Karakter Industri Kreatif dan Seniman Kian Sejahtera

Wujud Creative Hub, Wishnutama Ingin Karakter Industri Kreatif dan Seniman Kian Sejahtera

Pandemi Covid-19 dengan tidak langsung telah mengubah pattern wisata di Indonesia. Hal tersebut juga diiringi oleh perubahan sifat wisatawan yang kini lebih mengedepankan keamanan, keamanan, kenyaman, dan nilai.

Perubahan pattern wisata itu sedikit banyak sudah memicu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mengeluarkan sejumlah kalender baru, guna memaksimalkan peningkatan status destinasi wisata di Indonesia.

 

Selain meluncurkan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, and Enviromental Sustainability), Kemenparekraf juga pusat mendorong pembangunan creative hub pada 5 Destinasi Super Prioritas (Candi Borobudur, Labuan Bajo, Mandalika, Likupang, dan Danau Toba). Creative hub ini dipercaya dapat meningkatkan potensi wisata dan pengembangan eknomi kreatif.

Hal itu sempat dijelaskan secara gamblang sebab Mengeri Pariwisata dan Ekonomi Kaya Wishnutama saat melakukan kunjungan kerja ke Danau Toba, Sumatera Mengadukan, beberapa waktu lalu.

“Creative Hub menjadi medan bagi pelaku kreatif lokal pada Destinasi Pariwisata Super Prioritas buat memaksimalkan potensi masyarakat, melalui kesibukan seperti workshop, showcase, event kreatif mingguan, dan sebagainya, ” logat Wishnutama seperti dikutip dari pancaran pers yang diterima Okezone belum lama ini.

Wishnutama mengatakan, creative hub ini nantinya diharapkan akan dapat meningkatkan kualitas serta kesejahteraan dari para-para pelaku industri kreatif seperti para pengrajin suvenir, seniman, pengusaha kuliner, dan fotografer.

Selain itu, creative hub ini juga diharapkan dapat meningkatkan selera wisatawan untuk datang ke destinasi itu sendiri.

“Pariwisata harus bisa menyejahterakan klub setempat, tidak boleh hanya menjelma penonton, ” ungkap Wishnutama.

Lantas, bagaimana progres pembangunan creative hub di 5 Destinasi Super Prioritas tersebut?

Menurut penjelasan Hari Sungkari, selaku Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, seluruh creative hub di 5 destinasi tersebut diharapkan rampung pada tahun 2021 mendatang. Saat ini progresnya sedang berkutat pada pemilihan tempat yang tepat.

“Waktu Pak Presiden ke Semarang beberapa waktu lalu, dia ingin Kota Tua di Semarang dijadikan Creative Hub ‘Borobudur’. Tapi untuk memilah lokasi atau tempatnya memang memerlukan proses yang lama. Sejauh ini ada dua lokasi, di Galeri Industri Kreatif dan di Oudetrap masih dalam proses negosiasi, ” kata Hari saat menghadiri webinar bertajuk ‘Membangun 5 Destinasi Wisata Super Prioritas yang Berkualitas’ beserta Kementeri Koordinator Bidang Kemaritiman serta Investasi, Jumat (7/8/2020).

Loading…